Lintas Sumbar
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Lintas Sumbar
No Result
View All Result

Tanah Ulayat Dirampas Mafia Tanah, 6 Pemuda Malalo Ditahan Polres Padang Panjang

Senin, 1 Maret 2021 | 16:42
Share on FacebookShare on Twitter

“Malalo nagari gadang, hari Salasa pakan balainyo,

Kok harato diambiak urang, nyao jo badan taruhannyo”

BacaJuga

20 Atlit Tarung Derajat Kota Pariaman Ikuti Kejurnas 2026

Kafilah Porsadin Pariaman Duduki Peringkat 5 se Sumbar

Itulah sebait pepatah yang tertuang dalam Tambo Alam Malalo Tigo Jurai, dan inilah yang menjadi semangat bagi pemuda asal Malalo untuk mempertahankan tanah ulayat mereka yang dirampas oleh mafia tanah.

Tokoh masyarakat Malalo, Nojirfa H kepada media menguraikan, kejadiannya berawal tanggal 12 Oktober 2020 dimana sekelompok orang melalukan pemagaran kawat berduri dan pemasangan plang proyek di tanah ulayat masyarakat Malalo, tak ayal beritapun heboh di dua kewalian nagari Malalo Tigo Jurai.

“Bahwa ada orang yang sedang memasang pagar dan plang proyek di wilayah ulayat Malalo, setelah dicroscek apakah kegiatan itu sudah sepengetahuan Ninik Mamak atau Pemerintahan Nagari, ternyata tidak,” ujarnya.

“Kegiatan itu adalah kelakuan sekelompok orang suruhan dan bayaran mafia tanah dari nagari sebelah yang mengklaim dan mensertifikatkkan tanah ulayat masyarakat Malalo secara sepihak, padahal tanah tersebut sedang dalam perkara perdata di PN Padang Panjang,” lanjutnya.

Ditambahkan, Wali Nagari Padang Laweh Malalo telah berusaha melaporkan kejadian itu kepada Kapolsek Batipuh Selatan agar bisa menghentikan kegiatan itu karena menimbulkan keresahan masyarakat. Namun jawaban Kapolsek malah mengatakan kegiatan itu legal bukan malah menghentikan.

“Karena kegiatan pemagaran dan pemasangan plang proyek itu tidak juga berhenti maka kemarahan masarakat Malalo terutama para pemuda tidak terbendung lagi, mereka mendatangi tempat keadian dan mengusir para pekerja,” jelas Nojirfa.

Malang tak dapat ditolak entah siapa yang melakukan 11 motor pekerja yang ditinggal pergi terbakar, padahal pada saat kejadian ada aparat keamanan yang menyaksikan.

“Tanggal 14 Oktober 2020 dilakukan mediasi di Kantor Polres Padang Panjang, dengan kesepakatan agar semua pihak menahan diri,” tambah Masnaidi dari Pemerintahan Nagari Malalo.

Lalu tanggal 02 Desember 2020, lanjut Masnaidi, Petugas Polres Padangpanjang menangkap seorang pemuda Malalo bernama Nanda yang bekerja sebagai pengojek. Petugas pura-pura menumpang ojeknya dari Malalo dan sesampai di wilayah Tanjung Barulak, Nanda sudah ditunggu oleh petugas lainnya dan langsung ditangkap. Saat penangkapan sepeda motor Nanda dibiarkan di jalan dan Nanda dibawa memakai mobil ke Polres Padangpanjang.

Kemudian tanggal 06 Desember 2020 Polisi berkekuatan dua mobil Dalmas dengan senjata laras panjang, satu mobil patroli dan satu mobil minibus datang ke Malalo dan menangkap semua pemuda yang berada di pinggir jalan tanpa pandang bulu. Saat itu, 11 orang pemuda ditangkap termasuk tiga orang yang masih di bawah umur (siswa SMP).

Warga Malalo sangat terkejut dan ketakutan. Kemudian 12 orang warga Malalo dibawa ke Polres Padang Panjang dan diinterogasi hingga tengah malam. Beberapa orangtua dari Malalo datang ke Polres untuk mengantarkan pakaian untuk anak-anak mereka yang ketika ditangkap saat akan pergi mandi ke danau.

Tanggal 07 Desember 2020 6 orang termasuk 3 anak di bawah umur dilepaskan karena dianggap Polisi tidak terlibat, sedangkan yang 6 orang lagi tetap ditahan polisi.

“Dari pengakuan ke 6 pemuda ini tidak satupun mereka yang melakukan pembakaran itu, kalau hadir iya karena ini adalah panggilan hati anak agari, namun sampai hari ini sudah lebih 2 bulan mereka masih ditahan di Polres Padang Panjang dan belum juga dilimpahkan tahap 2 ke Kejaksaan,” ungkap R. dt. Sarikan, ninik mamak nagari setempat. (relis)

ShareTweetSend

Berita Terkait

20 Atlit Tarung Derajat Kota Pariaman Ikuti Kejurnas 2026

Selasa, 8 September 2026 | 08:14

...

Kafilah Porsadin Pariaman Duduki Peringkat 5 se Sumbar

Selasa, 8 September 2026 | 08:07

...

Walikota Pariaman Tanggapi Pandangan Fraksi DPRD terkait RAPBDP 2026

Selasa, 8 September 2026 | 08:04

...

7 Ruas Jalan di Padangpariaman Segera Dihotmix

Selasa, 8 September 2026 | 08:00

...

Pemko Padang Bagikan 11 Ribu Masker Gratis di Tengah Kabut Asap

Selasa, 8 September 2026 | 06:14

...

Pertamina, Polda Sumbar dan Pemprov Sidak SPBU, Temukan Indikasi Pelanggaran Nopol

Selasa, 8 September 2026 | 06:06

...

21 Penerbangan di Bandara Minangkabau Batal Akibat Erupsi Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 | 22:53

...

Walikota Padang Keluarkan Edaran Mitigasi Kabut Asap, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar

Minggu, 6 September 2026 | 22:51

...

BERITA TERKINI

20 Atlit Tarung Derajat Kota Pariaman Ikuti Kejurnas 2026

Selasa, 8 September 2026 | 08:14

Kafilah Porsadin Pariaman Duduki Peringkat 5 se Sumbar

Selasa, 8 September 2026 | 08:07

Walikota Pariaman Tanggapi Pandangan Fraksi DPRD terkait RAPBDP 2026

Selasa, 8 September 2026 | 08:04

7 Ruas Jalan di Padangpariaman Segera Dihotmix

Selasa, 8 September 2026 | 08:00

Pemko Padang Bagikan 11 Ribu Masker Gratis di Tengah Kabut Asap

Selasa, 8 September 2026 | 06:14

Pertamina, Polda Sumbar dan Pemprov Sidak SPBU, Temukan Indikasi Pelanggaran Nopol

Selasa, 8 September 2026 | 06:06

21 Penerbangan di Bandara Minangkabau Batal Akibat Erupsi Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 | 22:53

Walikota Padang Keluarkan Edaran Mitigasi Kabut Asap, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar

Minggu, 6 September 2026 | 22:51

Pendaftaran Perlinsos Diperpanjang hingga 31 Desember 2026, Warga Padang Diminta Segera Daftar

Minggu, 6 September 2026 | 11:08

Tim Klewang Amankan Pria Bawa Parang di Gunung Pangilun, Nangis Saat Dibawa Polisi

Minggu, 6 September 2026 | 10:46

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, 7 Flight dari dan ke BIM Dibatalkan

Minggu, 6 September 2026 | 10:42

Keluarga Guru PPPK yang Tewas di Mes Polisi Pessel Minta Gelar Perkara Khusus

Jumat, 4 September 2026 | 06:01
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
www.lintassumbar.co.id

© 2023 - Developed by Sumbarweb.

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video

© 2023 - Developed by Sumbarweb.