Daerah

35 Warga Korban Galodo Solok Mengungsi di Rumah Wabup, Kebutuhan Mulai Dipenuhi

×

35 Warga Korban Galodo Solok Mengungsi di Rumah Wabup, Kebutuhan Mulai Dipenuhi

Sebarkan artikel ini

Solok – Sebanyak 35 warga terdampak galodo di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, mengungsi di rumah Wakil Bupati Solok Chandra. Mereka memilih bertahan di lokasi pengungsian setelah banjir bandang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9/2026) malam.

Sebagian warga lainnya telah mengungsi ke rumah keluarga masing-masing. Sementara 35 warga yang berada di rumah Wabup Solok mendapat perhatian dan pemenuhan kebutuhan dari tim Satgas.

Chandra mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Satgas untuk memastikan seluruh kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi.

“Untuk yang 35 jiwa ini, kita tadi sudah koordinasikan dengan tim Satgas untuk kita lengkapi seluruh kebutuhannya,” kata Chandra.

Kebutuhan tersebut mencakup makanan, minuman, selimut hingga perlengkapan lainnya. Konsumsi pengungsi juga dipastikan tersedia tiga kali sehari.

“Mulai dari terkait dengan konsumsi, tiga kali sehari semalam, termasuk kebutuhan-kebutuhan yang lainnya, selimut dan segala macamnya,” ujarnya.

Selain kebutuhan dasar, pemerintah juga memastikan kondisi kesehatan para pengungsi dipantau secara berkala. Tim kesehatan akan disiapkan untuk melakukan pemeriksaan terhadap warga yang terdampak.

“Terutama di tempat pengungsian kita pastikan keselamatannya, kesehatannya, dan tim kesehatan juga nanti kita siapkan untuk secara berkala memantau kondisi kesehatan masyarakat kita yang mengungsi ini,” jelas Chandra.

Bantuan Berdatangan

Salah seorang pengungsi, Tiara, mengatakan bantuan untuk para korban mulai berdatangan. Sejumlah kebutuhan seperti makanan, pakaian, roti dan selimut telah diterima warga.

“Alhamdulillah sudah lengkap yang dapat hari ini,” kata Tiara.

Namun, masih ada sejumlah kebutuhan yang diharapkan dapat dipenuhi, terutama perlengkapan untuk anak-anak dan kebutuhan pribadi.

Di antaranya jaket, popok, minyak, sabun mandi hingga sandal.

Tiara mengatakan, para korban juga telah mendapat pemeriksaan kesehatan dari dokter. Warga yang membutuhkan telah diberikan obat-obatan.

“Obat-obatan sudah dari dokter tadi, diperiksa semuanya, dikasih obat semuanya bagi korban yang terdampak,” ujarnya.

Chandra memastikan kondisi 35 warga yang mengungsi di rumahnya saat ini relatif baik. Ia menyebut pelayanan terhadap para pengungsi terus dilakukan oleh tim di lapangan.

“Alhamdulillah, baik dan cukup happy. Karena memang tim sudah bekerja dengan baik, memastikan setiap warga kita yang terdampak, termasuk di tempat pengungsian ini, dilayani dengan baik,” katanya.(Jamal)