Daerah

UNP Raih Predikat Perguruan Tinggi Inklusif, Rektor Titip 4 Bekal untuk Alumni

×

UNP Raih Predikat Perguruan Tinggi Inklusif, Rektor Titip 4 Bekal untuk Alumni

Sebarkan artikel ini

Padang – Universitas Negeri Padang (UNP) ditetapkan sebagai Perguruan Tinggi Inklusif dengan peringkat “Baik”. Capaian ini menjadi penanda komitmen UNP dalam membangun lingkungan pendidikan yang inklusif, setara, dan ramah bagi seluruh sivitas akademika.

Rektor UNP Ir. Krismadinata mengatakan, predikat tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi kampus untuk terus memperbaiki layanan pendidikan sekaligus memperkuat ekosistem yang inklusif.

“Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi UNP untuk terus berbenah, meningkatkan layanan, serta memperkuat ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkeadilan,” kata Krismadinata dalam sambutannya pada Wisuda Periode ke-145 UNP, Rabu (30/9/2026).

Ia mengajak seluruh mahasiswa dan alumni ikut menjaga semangat tersebut. Menurutnya, kampus inklusif harus menjadi ruang bagi setiap individu untuk memiliki kesempatan yang sama dalam belajar, berkembang, berkarya, dan meraih prestasi.

Wisuda Periode ke-145 UNP berlangsung pada 28-30 September 2026. Sebanyak 2.629 wisudawan dan wisudawati mengikuti rangkaian prosesi wisuda.

Dalam kesempatan itu, Krismadinata juga menitipkan empat bekal kepada para lulusan sebelum memasuki dunia setelah kampus.

Empat bekal tersebut yakni keberanian untuk memulai, ketekunan dalam belajar, konsistensi menjaga kejujuran dan integritas, serta mental pantang menyerah.

Ia juga mengingatkan para alumni agar tidak mudah berkecil hati ketika menghadapi penolakan dalam mencari pekerjaan maupun membangun karier.

Menurutnya, satu pintu yang belum terbuka bukan berarti kemampuan seseorang berakhir. Para lulusan diminta melakukan evaluasi dan berani mencoba pendekatan baru ketika menghadapi kegagalan.

Krismadinata turut menjelaskan makna sejumlah simbol dalam prosesi wisuda. Toga dan topi, misalnya, mencerminkan kematangan berpikir serta tanggung jawab keilmuan. Sementara pemindahan kuncir melambangkan keberanian untuk melangkah dan berkarya di dunia nyata.

Ijazah yang diterima para lulusan juga disebut sebagai bentuk kepercayaan almamater agar ilmu yang diperoleh dapat digunakan untuk membawa perubahan positif di tengah masyarakat.

Deretan Prestasi UNP

Wisuda ke-145 juga menjadi momentum UNP menunjukkan sejumlah capaian institusi maupun sivitas akademika.

UNP tercatat berada di peringkat ke-7 Indonesia untuk jaringan riset internasional versi QS Ranking 2026. Kampus tersebut juga masuk 10 besar perguruan tinggi terbaik nasional versi SCImago Institutions Rankings 2026 dan menempati peringkat ke-66 dunia dalam UI GreenMetric World University Rankings 2026.

Dari sisi akreditasi, sebanyak 86 dari 152 program studi atau 56,6 persen telah meraih akreditasi Unggul/A. Sebanyak 38 program studi di antaranya telah mendapatkan pengakuan internasional.

Prestasi juga ditorehkan Pojok Statistik UNP yang meraih Peringkat 2 Kategori Binaan BPS Provinsi.

Di tingkat mahasiswa, tim Fakultas Psikologi dan Kesehatan yang terdiri dari Naila Rahma Suci Piliang, Rahmi Fadhila, dan Yofa Putri Adinda meraih Juara 1 INOBEL PSYCHONATION 2026.

Megathrust Eco Team UNP juga meraih Juara 2 Kategori Pengereman dalam Kompetisi Mobil Listrik Indonesia XIV di Polban.

Sementara itu, mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni, Trisna Melsia Mendrofa dan Rachel Razwa Azimah, masing-masing meraih Juara 2 dan Juara 3 Bintang Radio Indonesia 2026 RRI Padang.

Turut Bergerak Saat Bencana

Komitmen UNP juga ditunjukkan melalui keterlibatan sivitas akademika dalam penanganan bencana.

Saat banjir bandang atau galodo melanda Kabupaten Solok pada 21 September 2026, UNP menerjunkan relawan yang terdiri dari dosen dan mahasiswa untuk membantu pemulihan lingkungan warga.

UNP juga menggalang bantuan modal dan logistik bagi masyarakat terdampak melalui program UNP Charity.

Bagi Krismadinata, rangkaian capaian tersebut menjadi bagian dari perjalanan UNP dalam menjalankan peran pendidikan sekaligus pengabdian kepada masyarakat.

Wisuda Periode ke-145 pun tidak hanya menjadi seremoni pelepasan 2.629 lulusan. Para alumni dilepas dengan bekal akademik sekaligus pesan untuk berani memulai, terus belajar, menjaga integritas, dan tidak menyerah menghadapi tantangan di dunia nyata.(Jamal)