Solok – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban terakhir yang dilaporkan hilang akibat banjir bandang di kawasan Arosuka-Kayu Aro, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Korban bernama Agusral (59) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah lima hari pencarian.
Agusral ditemukan pada Kamis (25/9) sekitar pukul 11.15 WIB di depan rumah warga, di sebelah kiri aliran Sungai Batang Aie Baliang. Jasad korban tertimbun material lumpur dan kayu.
Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Solok untuk dibersihkan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Sebelum menemukan Agusral, tim SAR telah menemukan sejumlah barang milik korban. Di antaranya sepeda motor dan telepon seluler.
Sehari sebelumnya, tim juga menemukan celana, KTP, dan dompet milik Agusral. Temuan tersebut menjadi petunjuk bagi tim untuk kembali memusatkan pencarian di sekitar belakang kompleks Kantor Bupati Solok.
Saat melakukan pencarian, tim bersama warga melihat tanda-tanda alam berupa banyaknya lalat hijau yang berkerumun di halaman depan rumah warga. Kecurigaan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan memindahkan tumpukan kayu dan menggali material lumpur.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Tim menemukan Agusral dalam kondisi telah meninggal dunia.
Dengan ditemukannya Agusral, seluruh korban yang sebelumnya dilaporkan hilang dalam bencana banjir bandang tersebut telah ditemukan.
Sebelumnya, korban bernama Dafi Arrahman ditemukan pada hari pertama pencarian. Sementara Agusral ditemukan pada hari kelima operasi SAR.
Kasiops Basarnas Padang, Hendri, mengatakan dengan ditemukannya korban terakhir, operasi pencarian dan pertolongan resmi ditutup.
Meski operasi SAR ditutup, personel Basarnas masih berada di lokasi untuk membantu penanganan kebencanaan lainnya.
Menurut Hendri, apabila nantinya terdapat laporan warga hilang lainnya, Basarnas akan kembali melakukan pencarian dan pertolongan.(Jamal)






