Lintas Sumbar
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Lintas Sumbar
No Result
View All Result

Ring Piston Kekuasaan

Selasa, 24 Agustus 2021 | 09:59
Musfi Yendra.

Musfi Yendra.

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Musfi Yendra

Salah satu komponen paling penting pada kompleknya mesin sebuah mobil adalah ring piston. Banyak sekali fungsinya karena posisinya yang sangat vital. Di kekuasaan juga ada ring piston.

BacaJuga

20 Atlit Tarung Derajat Kota Pariaman Ikuti Kejurnas 2026

Kafilah Porsadin Pariaman Duduki Peringkat 5 se Sumbar

Pada mesin fungsinya antara lain, menjaga kompresi mesin agar tetap optimal. Mesin pada mobil merupakan teknologi yang kompleks. Jika terdapat masalah pada ring piston maka mesin akan mengalami berbagai kerusakan.

Kemudian mampu mencegah kebocoran kompresi. Berikut menghalau oli masuk ke ruang bakar. Selanjutnya, mengurangi gesekan dinding silinder. Piston juga mampu mengirim panas pada dinding selinder.

Jika ring piston pada mobil ini bermasalah tentu akan sangat menganggu performa bekerjanya mesin pada sebuah mobil. Tentu fatal akibatnya jika mengabaikan ini.

Bukan hanya rem mobil blong yang membahayakan. Ring piston rusak juga berbahaya.

Pada Kekuasaan

Pada sebuah kekuasaan juga selalu terdapat ring. Saya sebutlah istilahnya ring penguasa.

Ring kekuasaan tentu adalah orang dekat sang penguasa. Orang yang bisa dipercaya luar dalam. Jika diancam kepalanya ditembak sekalipun ia tidak akan membuka rahasia.

Orang dekat penguasa dalam konteks kepala daerah biasa juga diistilahkan “gubernur malam”, jika ia orang kepercayaan gubernur. “Bupati malam”, bagi orang dekatnya bupati, dan “walikota” malam jika ia kepercayaan walikota.

Ia menjadi shift dua pemegang kekuasaan jika gubernur, bupati dan walikota kota yang asli sudah habis jam resmi bekerjanya di sore hari.

Kepala daerah asli dipilih secara legitimasi oleh rakyat, penguasa malam ini ditunjuk langsung oleh sang penguasa.

Orang dekat penguasa ini sering juga disebut, pembisik, ring 1, ring ½ atau ring ¼. Faktanya orang-orang dekat penguasa ini ada yang menempel langsung dengan gubernur, bupati atau walikota, ada juga yang hampir jarang terlihat, tapi memiliki peran yang sangat kuat atau besar.

Orang dekat, gubernur malam, bupati malam, walikota malam, pembisik, ring 1, ring ½, ring ¼ atau apapun istilahnya bukanlah jabatan formal struktural pada pemerintahan seperti sekda atau kepala dinas.

Bukan yang yang itu ring penguasa. Itu namanya Kepala SKPD.

Orang dekat ini asalnya dari partai sang penguasa, keluarga dekat atau kawan lama. Yang sudah teruji loyalitasnya. Saking kuatnya pengaruh “ring kekuasaan” itu, sampai sekda atau kepala dinas harus tunduk kepadanya.

Begitu benar hebatnya dia. Deras!

Sama dengan ring piston pada mesin sebuah mobil. Ring penguasa ini juga memiliki berbagai fungsi yang sangat vital. Apa saja?

Mengatur Posisi Jabatan Strategis

Walaupun ada regulasi yang mengatur penempatan posisi strategis dalam sebuah orang birokrasi. Lelang jabatan, uji kompetensi dan fit and proper test.

Namun, peran ring penguasa sudah rahasia umum bisa juga menempatkan orangnya, dengan mengabaikan kapasitas atau kompetensi pejabat yang memadai. Sehingga, sering terjadi pertentangan internal para birokrat jika ada proses mutasi. Ring penguasa menjadi aktor suburnya patalogi birokrasi.

Ring penguasa ini bisa mengatur jabatan eselon paling tinggi, jabatan pada perusahaan daerah, hingga sekedar jabatan kepala sekolah negeri sekalipun.

Mengatur Pemenang Tender Proyek

Walaupun tender proyek pemerintah sudah online menggunakan kanal LPSE dan data barang sudah e-catalog, tidak membuat semua itu menjadi fair.

Banyak celah yang dimainkan oleh ring penguasa untuk bisa mengatur siapa yang bisa memenangkan sebuah tender pekerjaan pemerintah. Tender saja bisa dia atur, apalagi kalau yang receh-receh proyek Penunjukan Langsung (PL).

Siapa prioritas mendapat proyek? Tim sukses, sponsor, kader partai atau orang dekat penguasa.

Fundraising sang penguasa dan partai, ini fungsi ring piston kekuasaan berikutnya.

Menjadi kepala daerah ini berbiaya besar. Saat mencalonkan saja modalnya bisa puluhan miliar. Gaji kepala daerah itu tidak besar. Tuntutan kebutuhan dan gaya hidup akan semakin banyak. Belum lagi permintaan partai.

Ring penguasa akan bertugas menjadi perpanjangan tangan penguasa untuk bisa melakukan fundraising (penghimpunan uang).

Bagaimana caranya, meminta upeti dari pejabat yang ditempatkan, fee proyek dari tender yang diatur atau canvasing (tangguak rapek) dengan menjalankan proposal secara resmi atau tidak resmi atas nama penguasa kepada pengusaha atau instansi tertentu.

Setidaknya itu fungsi utama ring penguasa. Jika pada mesin mobil ring pistonnya sempat rusak maka membahayakan pada mesin mobil.

Jika ring kekuasaan tugasnya bocor dan berurusan dengan hukum, bisa terancamlah masa depan sang penguasa dan juga partainya. (*)

***Penulis, Dosen Fisipol Universitas Ekasakti

Tags: Musfi YendraPemerintah daerahSumbar
ShareTweetSend

Berita Terkait

20 Atlit Tarung Derajat Kota Pariaman Ikuti Kejurnas 2026

Selasa, 8 September 2026 | 08:14

...

Kafilah Porsadin Pariaman Duduki Peringkat 5 se Sumbar

Selasa, 8 September 2026 | 08:07

...

Walikota Pariaman Tanggapi Pandangan Fraksi DPRD terkait RAPBDP 2026

Selasa, 8 September 2026 | 08:04

...

7 Ruas Jalan di Padangpariaman Segera Dihotmix

Selasa, 8 September 2026 | 08:00

...

Pemko Padang Bagikan 11 Ribu Masker Gratis di Tengah Kabut Asap

Selasa, 8 September 2026 | 06:14

...

Pertamina, Polda Sumbar dan Pemprov Sidak SPBU, Temukan Indikasi Pelanggaran Nopol

Selasa, 8 September 2026 | 06:06

...

21 Penerbangan di Bandara Minangkabau Batal Akibat Erupsi Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 | 22:53

...

Walikota Padang Keluarkan Edaran Mitigasi Kabut Asap, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar

Minggu, 6 September 2026 | 22:51

...

BERITA TERKINI

20 Atlit Tarung Derajat Kota Pariaman Ikuti Kejurnas 2026

Selasa, 8 September 2026 | 08:14

Kafilah Porsadin Pariaman Duduki Peringkat 5 se Sumbar

Selasa, 8 September 2026 | 08:07

Walikota Pariaman Tanggapi Pandangan Fraksi DPRD terkait RAPBDP 2026

Selasa, 8 September 2026 | 08:04

7 Ruas Jalan di Padangpariaman Segera Dihotmix

Selasa, 8 September 2026 | 08:00

Pemko Padang Bagikan 11 Ribu Masker Gratis di Tengah Kabut Asap

Selasa, 8 September 2026 | 06:14

Pertamina, Polda Sumbar dan Pemprov Sidak SPBU, Temukan Indikasi Pelanggaran Nopol

Selasa, 8 September 2026 | 06:06

21 Penerbangan di Bandara Minangkabau Batal Akibat Erupsi Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 | 22:53

Walikota Padang Keluarkan Edaran Mitigasi Kabut Asap, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar

Minggu, 6 September 2026 | 22:51

Pendaftaran Perlinsos Diperpanjang hingga 31 Desember 2026, Warga Padang Diminta Segera Daftar

Minggu, 6 September 2026 | 11:08

Tim Klewang Amankan Pria Bawa Parang di Gunung Pangilun, Nangis Saat Dibawa Polisi

Minggu, 6 September 2026 | 10:46

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, 7 Flight dari dan ke BIM Dibatalkan

Minggu, 6 September 2026 | 10:42

Keluarga Guru PPPK yang Tewas di Mes Polisi Pessel Minta Gelar Perkara Khusus

Jumat, 4 September 2026 | 06:01
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
www.lintassumbar.co.id

© 2023 - Developed by Sumbarweb.

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video

© 2023 - Developed by Sumbarweb.