Lintas Sumbar
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Lintas Sumbar
No Result
View All Result

Jokowi Menampar Pers Indonesia

Selasa, 3 Desember 2019 | 13:43
Share on FacebookShare on Twitter

Catatan: Syofiardi Bachyul Jb : Ketua Majelis Etik Nasional AJI (Aliansi Jurnalis Independen)

Saya sangat kecewa mendengar kabar Presiden Joko Widodo memberikan grasi keringanan tahanan kepada I Nyoman Susrama, dari hukuman penjara seumur hidup menjadi penjara 20 tahun. Apa maksudnya?

BacaJuga

Bupati Padang Pariaman Imbau Masyarakat Bijak Bermedia Sosial

Operasi Patuh Singgalang 2025 Digelar, Polda Sumbar Gandeng Komunitas Otomotif hingga TNI

Susrama divonis hukuman seumur hidup oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Denpasar pada 15 Februari 2010 (9 tahun lalu) karena terbukti sebagai otak sekaligus pelaku pembunuhan berencana terhadap AA Gde Bagus Narendra Prabangsa, wartawan harian Radar Bali (Grup Jawa Pos), pada 2009.

Susrama (bersama 8 rekannya) divonis bersalah karena melanggar Pasal 340 tentang Pembunuhan Berencana Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Hukuman berat terhadap Susrama sebenarnya angin segar bagi perjuangan kebebasan pers di Indonesia, sebab cukup banyak tindak kekerasan kepada wartawan dan media di Indonesia hingga wartawan kehilangan nyawa. Dari banyak kasus, kasus ini termasuk ditangani dengan baik secara hukum dan pelakunya dihukum dengan berat.

Satu hal yang perlu dicatatan: kasus ini tidak hanya kriminal murni, tetapi juga terkait dengan kebebasan pers dan pemberantasan korupsi.

Terkait dengan kebebasan pers karena menyangkut keselamatan nyawa wartawan dalam menyampaikan kebenaran. Terkait dengan dengan pemberentasan korupsi, karena wartawan Prabangsa, kehilangan nyawanya demi memberitakan korupsi proyek pembangunan sekolah di Bali.

Saya masih memiliki sedikit dugaan positif kepada Jokowi. Mungkin Sang Presiden tidak teliti melihat kasus per kasus karena dikabarkan ada 115 orang narapidana yang diberikan grasi. Tetapi jika dugaan saya ini keliru, Jokowi berarti sengaja menampar pers Indonesia.

—
Berikut saya sertakan Siaran Pers AJI Denpasar yang meminta grasi ini DIANULIR.

(Siaran pers)

AJI Denpasar Sesalkan Pemberian Grasi Terhadap Otak Pembunuh Wartawan

Pemberian grasi oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) terhadap I Nyoman Susrama yang menjadi otak pembunuh wartawan Radar Bali, Jawa Pos Grup, AA Gde Bagus Narendra Prabangsa adalah langkah mundur terhadap penegakan kemerdekaan pers.

Pengungkapan kasus pembunuhan wartawan di Bali tahun 2010 saat itu menjadi tonggak penegakan kemerdekaan pers di Indonesia. Ini karena sebelumnya tidak ada kasus kekerasan terhadap jurnalis yang diungkap secara tuntas di sejumlah daerah di Indonesia, apalagi dihukum berat.

Karena itu, vonis seumur hidup bagi Susrama di Pengadlan Negeri Denpasar saat itu menjadi angin segar terhadap kemerdekaan pers dan penuntasan kasus kekerasan terhadap jurnalis di Indonesia yang masih banyak belum diungkap.

AJI Denpasar bersama sejumlah advokat, dan aktivis yang dari awal ikut mengawal Polda Bali tahu benar bagaimana susahnya mengungkap kasus pembunuhan jurnalis yang terjadi pada Februari 2009 silam. Perlu waktu berbulan-bulan dan energi yang berlebih hingga kasusnya dapat diungkap oleh Polda Bali.

Pemberian grasi dari seumur hidup menjadi 20 tahun ini bisa melemahkan penegakan kemerdekaan pers, karena setelah 20 tahun akan menerima remisi dan bukan tidak mungkin nantinya akan menerima pembebasan bersyarat. Karena itu AJI Denpasar sangat menyayangkan dan menyesalkan pemberian grasi tersebut.

Meski presiden memiliki kewenangan untuk memberikan grasi sesuai diatur UU. No. 22 Tahun 2002 dan Perubahanya UU. No. 5 Tahun 2010 namun seharusnya ada catatan maupun koreksi baik dari Kemenkumham RI dan tim ahli hukum presiden sebelum grasi itu diberikan.

Untuk itu AJI Denpasar menuntut agar pemberian grasi kepada otak pembunuhan AA Gde Bagus Narendra Prabangsa untuk dicabut atau dianulir.

Nandhang R.Astika,
Ketua AJI Denpasar
Miftachul Huda,
Kepala Divisi Advokasi AJI Denpasar

Tags: Daerah
ShareTweetSend

Berita Terkait

Oplus_0

Bupati Padang Pariaman Imbau Masyarakat Bijak Bermedia Sosial

Sabtu, 13 September 2025 | 13:39

...

Operasi Patuh Singgalang 2025 Digelar, Polda Sumbar Gandeng Komunitas Otomotif hingga TNI

Sabtu, 12 Juli 2025 | 06:59

...

Manabang Batang Pisang, Prosesi Kedua Hoyak Tabuik

Rabu, 2 Juli 2025 | 10:57

...

Yota Balad Pastikan Event Tabuik Berjalan Lancar

Kamis, 26 Juni 2025 | 12:11

...

Ilustrasi.

Camat Padang Selatan Digerebek Istri Berselingkuh dengan Staf, Walikota Padang Ambil Tindakan

Senin, 28 April 2025 | 07:00

...

Prihatin, John Kenedy Azis Ajak Semua Pihak Cegah Kekerasan Terhadap Anak

Minggu, 9 Maret 2025 | 11:12

...

Rahmat Saleh Minta Regulasi Gaji PPPK Diperkuat

Sabtu, 8 Maret 2025 | 10:17

...

Standar FIFA, Lapangan Dobi Sports Hub Kualitas Terbaik

Sabtu, 8 Maret 2025 | 10:12

...

BERITA TERKINI

Pemko Padang Percepat Revitalisasi Kota Tua, Data Status Bangunan

Sabtu, 19 September 2026 | 06:46

168 Pekerja Rentan di Kota Pariaman Terima Kartu BPJS Ketenagakerjaan

Jumat, 18 September 2026 | 15:22

Pemko Pariaman Bakal Gelar Lomba Hafidz, Cek Jadwalnya

Jumat, 18 September 2026 | 15:19

BULOG Salurkan 18,8 Ton Beras untuk 629 Warga Koto Baru Nan XX

Jumat, 18 September 2026 | 15:16

Satgas PRR Tinjau Pembangunan 340 Huntap di Balai Gadang Padang

Jumat, 18 September 2026 | 15:14

Muhajir Muslim Dorong Masjid Jadi Pusat Pemberdayaan Ekonomi Umat Melalui Kolam Ikan

Jumat, 18 September 2026 | 15:00

20 Atlit Tarung Derajat Kota Pariaman Ikuti Kejurnas 2026

Selasa, 8 September 2026 | 08:14

Kafilah Porsadin Pariaman Duduki Peringkat 5 se Sumbar

Selasa, 8 September 2026 | 08:07

Walikota Pariaman Tanggapi Pandangan Fraksi DPRD terkait RAPBDP 2026

Selasa, 8 September 2026 | 08:04

7 Ruas Jalan di Padangpariaman Segera Dihotmix

Selasa, 8 September 2026 | 08:00

Pemko Padang Bagikan 11 Ribu Masker Gratis di Tengah Kabut Asap

Selasa, 8 September 2026 | 06:14

Pertamina, Polda Sumbar dan Pemprov Sidak SPBU, Temukan Indikasi Pelanggaran Nopol

Selasa, 8 September 2026 | 06:06
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
www.lintassumbar.co.id

© 2023 - Developed by Sumbarweb.

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video

© 2023 - Developed by Sumbarweb.