Lintas Sumbar
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Lintas Sumbar
No Result
View All Result

Melihat Proses Manggilang Tabu, Pengolahan Tebu Secara Tradisional di Nagari Lawang

Selasa, 28 Juli 2020 | 06:31
Share on FacebookShare on Twitter

Lintassumbar.id – Tidak hanya menyuguhkan keindahan alam melalui panorama Danau Maninjau, Kawasan Wisata Puncak Lawang ternyata memiliki daya tarik lain bagi wisatawan melalui pengolahan tebu (manggilang tabu) secara tradisional.

Sebagai destinasi wisata unggulan, Puncak Lawang yang berada di Kecamatan Matua, Kabupaten Agam ini dikenal sebagai daerah penghasil tebu dan gula merah atau yang biasa disebut dengan “Saka Tabu”.

BacaJuga

20 Atlit Tarung Derajat Kota Pariaman Ikuti Kejurnas 2026

Kafilah Porsadin Pariaman Duduki Peringkat 5 se Sumbar

Menurut Asrul (60th) selaku pengelola Kilang Tabu Tradisional Ni Des, dirinya sudah puluhan tahun menekuni usaha keluarga yang sudah berlangsung turun temurun.

Dikatakannya pengolahan tebu secara tradisional dengan memanfaatkan tenaga kerbau untuk menggiling tebu akan tetap dilestarikan sebagai daya tarik bagi wisatawan saat berkunjung ke kawasan wisata berhawa sejuk ini.

“Dahulu saya pernah menggunakan mesin selama 15 tahun. Hasilnya bisa mencapai 100kg/hari, namun kualitasnya tidak bagus, hasilnya kotor semua,” kata Asrul.

Ia mengakui melalui alat tradisional proses penyaringannya memakan waktu yang lama dimana dalam 4 kali penyaringan menghasilkan 25 kg/hari.

“Namun hasilnya bisa dibandingkan dengan menggunakan mesin, sangat bersih dan bisa langsung dimakan,” ucapnya.

Ketika ditemui wartawan, Minggu (26/07/2020) Asrul dengan sigap memperagakan bagaimana proses menyiapkan kerbau untuk dipasangkan ke alat pengkilangan. Mata kerbau ditutupi dengan tempurung kelapa dan kain agar kerbau tersebut mau berjalan.

Paket wisata yang disediakan Asrul pada usaha Kilang Tabu Tradisional miliknya, membuat wisatawan yang berkunjung dapat menyaksikan proses pembuatan gula merah dari proses awal tebu diperas menggunakan tenaga kerbau.

Selanjutnya perasan tebu dimasak hingga mengental dan hasil tersebut dibentuk pada alat cetak hingga mengering dan menghasilkan gula merah “Saka Tabu”.

Disinggung tentang pandemi Covid-19 Asrul mengakui bahwa ia juga terkena dampak langsung.

“Biasanya banyak wisatawan mancanegara yang datang, salah satunya dari Malaysia, namun saat ini tidak ada lagi,” tuturnya. (ZM/ISC/ MMC DiskominfoSB)

Share71TweetSend

Berita Terkait

20 Atlit Tarung Derajat Kota Pariaman Ikuti Kejurnas 2026

Selasa, 8 September 2026 | 08:14

...

Kafilah Porsadin Pariaman Duduki Peringkat 5 se Sumbar

Selasa, 8 September 2026 | 08:07

...

Walikota Pariaman Tanggapi Pandangan Fraksi DPRD terkait RAPBDP 2026

Selasa, 8 September 2026 | 08:04

...

7 Ruas Jalan di Padangpariaman Segera Dihotmix

Selasa, 8 September 2026 | 08:00

...

Pemko Padang Bagikan 11 Ribu Masker Gratis di Tengah Kabut Asap

Selasa, 8 September 2026 | 06:14

...

Pertamina, Polda Sumbar dan Pemprov Sidak SPBU, Temukan Indikasi Pelanggaran Nopol

Selasa, 8 September 2026 | 06:06

...

21 Penerbangan di Bandara Minangkabau Batal Akibat Erupsi Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 | 22:53

...

Walikota Padang Keluarkan Edaran Mitigasi Kabut Asap, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar

Minggu, 6 September 2026 | 22:51

...

BERITA TERKINI

20 Atlit Tarung Derajat Kota Pariaman Ikuti Kejurnas 2026

Selasa, 8 September 2026 | 08:14

Kafilah Porsadin Pariaman Duduki Peringkat 5 se Sumbar

Selasa, 8 September 2026 | 08:07

Walikota Pariaman Tanggapi Pandangan Fraksi DPRD terkait RAPBDP 2026

Selasa, 8 September 2026 | 08:04

7 Ruas Jalan di Padangpariaman Segera Dihotmix

Selasa, 8 September 2026 | 08:00

Pemko Padang Bagikan 11 Ribu Masker Gratis di Tengah Kabut Asap

Selasa, 8 September 2026 | 06:14

Pertamina, Polda Sumbar dan Pemprov Sidak SPBU, Temukan Indikasi Pelanggaran Nopol

Selasa, 8 September 2026 | 06:06

21 Penerbangan di Bandara Minangkabau Batal Akibat Erupsi Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 | 22:53

Walikota Padang Keluarkan Edaran Mitigasi Kabut Asap, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar

Minggu, 6 September 2026 | 22:51

Pendaftaran Perlinsos Diperpanjang hingga 31 Desember 2026, Warga Padang Diminta Segera Daftar

Minggu, 6 September 2026 | 11:08

Tim Klewang Amankan Pria Bawa Parang di Gunung Pangilun, Nangis Saat Dibawa Polisi

Minggu, 6 September 2026 | 10:46

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, 7 Flight dari dan ke BIM Dibatalkan

Minggu, 6 September 2026 | 10:42

Keluarga Guru PPPK yang Tewas di Mes Polisi Pessel Minta Gelar Perkara Khusus

Jumat, 4 September 2026 | 06:01
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
www.lintassumbar.co.id

© 2023 - Developed by Sumbarweb.

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video

© 2023 - Developed by Sumbarweb.