Lintas Sumbar
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Lintas Sumbar
No Result
View All Result

Rapat DPRD Solok Diwarnai Aksi Angkat Meja dan Asbak, Begini Kronologinya

Rabu, 18 Agustus 2021 | 20:45
Anggota DPRD Solok ricuh saat sidang paripurna.

Anggota DPRD Solok ricuh saat sidang paripurna.

Share on FacebookShare on Twitter

Lintassumbar.co.id – Rapat Paripurna pembahasan RPJMD di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Solok berlangsung ricuh.

Hal ini dipicu oleh seorang anggota dewan yang menantang dan mengacam melempar asbak kaca.
Rapat tersebut awalnya dibuka oleh Ketua DPRD Kabupaten Solok yang berasal dari partai Gerindra pada Rabu (18/8).

BacaJuga

20 Atlit Tarung Derajat Kota Pariaman Ikuti Kejurnas 2026

Kafilah Porsadin Pariaman Duduki Peringkat 5 se Sumbar

Namun, ditolak oleh sejumlah angota dewan lainnya, karena mosi tak percaya kepada Dodi Hendra masih berjalan.

“Kami menolak Dodi Hendra memimpin sidang,” teriak salah satu anggota dewan.

Melihat kondisi tersebut, rapat diskors sementara selama 30 menit.

Saat rapat kembali dimulai, hujan interupsi kembali terjadi. Mirisnya, saat intrupsi bersautan, seorang anggota dewan berdiri menantang dan mengacam melempar asbak kaca.

Sontak aksi tersebut memicu baku hantam. Sejumlah anggota dewan mengejar anggota yang mengancam tersebut.

“Kami jangan diancam-ancam,” kata anggota DPRD dari Hanura Sutan Muhammad Bahri.
Tak hanya Sutan, sejumlah anggota dewan lainnya tidak terima dengan gaya preman wakil rakyat tersebut.

Situasi semakin tidak kondusif, anggota dewan yang mengancam tersebut diseret keluar dari ruangan oleh petugas keamanan. Situasi pun kembali normal.

Terlihat sejumlah kaca asbak berserakan di lantai. Meja di ruang sidang ada yang berhamburan.

Ketua Fraksi PAN, Aurizal mengatakan, aksi preman seorang anggota dewan yang mengancam melempar asbak tersebut memicu terjadinya kericuhan.

“Ia sengaja berdiri mengangkat asbak dan mengeluarkan nada ancaman.

Sehingga memancing emosi anggota dewan lainnya,” tuturnya.

Dijelaskannya, dengan adanya peristiwa tersebut dapat diketahui, sejumlah anggota DPRD menolak Dodi Hendra memimpin sidang.

“Dari kejadian di ruang paripurna tadi menunjukkan bahwa adanya mosi tidak percaya terhadap ketua DPRD Dodi Hendra adalah murni aspirasi dan keinginan dari anggota DPRD Kabupaten Solok.
Jadi tidak ada intervensi sama sekali dari luar atau eksternal DPRD. Ini adalah murni keinginan kami sebagai anggota yang tidak lagi menginginkan saudara Dodi Hendra sebagai Ketua DPRD,” ujarnya didampingi oleh Zamroni  dari PDI Perjuangan.

Arogansi anggota dewan yang mengancam melempar asbak tersebut juga pernah terjadi pada tahun 2017. Ia adu jotos dengan rekannya sesama partai.

Pengamat Politik dari UNP Eka Vidya mengatakan anggota parlemen seharusnya menggunakan nalarnya dan beragumentasi.

“Parle dalam kata parlemen adalah berbicara. Jadi berbicaralah dan gunakan argumentasi. Gunakanlah fungsinya sebagai anggota dewan tidak dengan gontok-gontokan seperti itu,”ucapnya.

Dikatakannya, jika perilaku anggota dewan seperti itu, maka perlu belajar lagi bagaimana tentang beragumentasi. Selain itu mampu untuk mengagregasi kepentingan.

“Ini tidak, jangankan mengagregasi kepentingan masyarakat yang komplek, untuk agregasi perbedaannya sendiri tidak mampu. Artinya apa ia lakukan tidak hanya tak beretika tapi juga menunjukkan ia tidak punya kapasitas dalam melakukan fungsi agregasi kepentingan di masyarakat,” tuturnya.

Disampaikannnya, seberapa ngototnya anggota dewan seharusnya harus dalam kerangka musyawarah mufakat.

“Kalau kekerasan seperti itu tidak gaya yang harus ada di parlemen. Mungkin gaya seperti itu adanya di pasar. Parlemen ini adalah politik musyawarah jadi orang meyakinkan seseorang dengan argumentasi.

Nah ini lah yang perlu dipelajari, ia harus berlajar argumentasi berdiplomasi dan bernegosiasi,” ucapnya.

Aksi preman anggota dewan yang mengancam mengangkat asbak tersebut mendapat perhatian dari masyarakat.

Zulherman warga Gantung Ciri Kabupaten Solok mengungkapkan, gaya koboy anggota dewan tersebut membuat masyarakat jadi antipati.

“Katanya wakil rakyat. Tapi kok kelakuannya seperti mencerminkan gaya preman. Miris saya melihatnya,” kata pria yang disapa Man itu. (Il/oky)

Tags: anggota dewanDPRD SolokRicuh sidang DPRD Solok
ShareTweetSend

Berita Terkait

20 Atlit Tarung Derajat Kota Pariaman Ikuti Kejurnas 2026

Selasa, 8 September 2026 | 08:14

...

Kafilah Porsadin Pariaman Duduki Peringkat 5 se Sumbar

Selasa, 8 September 2026 | 08:07

...

Walikota Pariaman Tanggapi Pandangan Fraksi DPRD terkait RAPBDP 2026

Selasa, 8 September 2026 | 08:04

...

7 Ruas Jalan di Padangpariaman Segera Dihotmix

Selasa, 8 September 2026 | 08:00

...

Pemko Padang Bagikan 11 Ribu Masker Gratis di Tengah Kabut Asap

Selasa, 8 September 2026 | 06:14

...

Pertamina, Polda Sumbar dan Pemprov Sidak SPBU, Temukan Indikasi Pelanggaran Nopol

Selasa, 8 September 2026 | 06:06

...

21 Penerbangan di Bandara Minangkabau Batal Akibat Erupsi Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 | 22:53

...

Walikota Padang Keluarkan Edaran Mitigasi Kabut Asap, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar

Minggu, 6 September 2026 | 22:51

...

BERITA TERKINI

20 Atlit Tarung Derajat Kota Pariaman Ikuti Kejurnas 2026

Selasa, 8 September 2026 | 08:14

Kafilah Porsadin Pariaman Duduki Peringkat 5 se Sumbar

Selasa, 8 September 2026 | 08:07

Walikota Pariaman Tanggapi Pandangan Fraksi DPRD terkait RAPBDP 2026

Selasa, 8 September 2026 | 08:04

7 Ruas Jalan di Padangpariaman Segera Dihotmix

Selasa, 8 September 2026 | 08:00

Pemko Padang Bagikan 11 Ribu Masker Gratis di Tengah Kabut Asap

Selasa, 8 September 2026 | 06:14

Pertamina, Polda Sumbar dan Pemprov Sidak SPBU, Temukan Indikasi Pelanggaran Nopol

Selasa, 8 September 2026 | 06:06

21 Penerbangan di Bandara Minangkabau Batal Akibat Erupsi Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 | 22:53

Walikota Padang Keluarkan Edaran Mitigasi Kabut Asap, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar

Minggu, 6 September 2026 | 22:51

Pendaftaran Perlinsos Diperpanjang hingga 31 Desember 2026, Warga Padang Diminta Segera Daftar

Minggu, 6 September 2026 | 11:08

Tim Klewang Amankan Pria Bawa Parang di Gunung Pangilun, Nangis Saat Dibawa Polisi

Minggu, 6 September 2026 | 10:46

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, 7 Flight dari dan ke BIM Dibatalkan

Minggu, 6 September 2026 | 10:42

Keluarga Guru PPPK yang Tewas di Mes Polisi Pessel Minta Gelar Perkara Khusus

Jumat, 4 September 2026 | 06:01
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
www.lintassumbar.co.id

© 2023 - Developed by Sumbarweb.

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video

© 2023 - Developed by Sumbarweb.